Apakah Kafein Memicu atau Mengobati Migren?

58 views

Apakah Kafein Memicu atau Mengobati Migren? - Kafein ditemukan di beberapa obat migrain, namun penggunaan kafein secara teratur dapat memicu sakit kepala  berulang (rebound headcache).Jika Anda menderita migrain, ada baiknya membatasi konsumsi kafein Anda. Itu bisa membantu mengurangi intensitas migrain masa depan. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan kafein sebagai pengobatan migrain.

Sebenarnya terdapat berbagai pemicu terjadinya migrain diantaranya melewatkan makan, alkohol, kelembababn. perubahan level hormon dan lain sebagainya.

Bagaimana kafein bisa meredakan migrain?

Pembesaran pembuluh darah membesar sebelum mengalami migrain. Kafein mengandung sifat vasokonstriksi yang dapat membatasi aliran darah. Artinya menelan kafein bisa menurunkan rasa sakit yang disebabkan oleh migrain.

Bagaimana kafein bisa membuat migrain menjadi lebih buruk?

Anda seharusnya tidak bergantung pada kafein untuk mengobati migrain karena berbagai alasan, salah satunya adalah bahwa hal itu dapat membuat migrain menjadi lebih buruk.

Anda juga bisa menjadi tergantung padanya, yang berarti Anda memerlukan lebih banyak untuk mendapatkan hasil yang sama. Meningkatkan kadar kafein secara berlebihan dapat membahayakan tubuh Anda dengan cara lain, menyebabkan tremor, gugup, dan gangguan tidur. Gangguan penggunaan kafein baru-baru ini diidentifikasi sebagai masalah yang signifikan bagi sebagian orang.

Sebuah studi tahun 2016 terhadap 108 orang menemukan bahwa orang-orang yang mengalami migrain mengurangi intensitas sakit kepala mereka setelah menghentikan penggunaan kafein.

Itu tidak berarti Anda seharusnya tidak minum secangkir kopi atau teh saat Anda merasa migrain datang. Kafein tidak menyebabkan sakit kepala, tapi bisa memicu apa yang dikenal sebagai kafein rebound.

Hal ini terjadi saat Anda mengkonsumsi terlalu banyak kafein dan kemudian mengalami penarikan darinya. Efek sampingnya bisa parah, terkadang lebih parah daripada sakit kepala khas atau migrain sendiri. Diperkirakan 2 persen orang mengalami hal ini.

Tidak ada jumlah kafein yang bisa menyebabkan sakit kepala berulang. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap kafein. Jadi Anda mungkin bisa minum secangkir kopi setiap hari dan baik-baik saja, sedangkan orang lain bisa mendapatkan sakit kepala rebound dari minum satu cangkir kopi seminggu.

Kafein bukanlah satu-satunya pemicu. Obat triptan, seperti sumatriptan (Imitrex) dan obat lain, dapat menyebabkan sakit kepala rebound jika Anda menggunakannya secara teratur. Menggunakan narkotika secara jangka panjang juga bisa disebut sakit kepala berulang.

Haruskah Anda menggabungkan obat kafein dan migren?

Jika Anda memilih untuk menggunakan kafein untuk mengobati migrain, apakah Anda lebih baik menggabungkannya dengan obat lain atau hanya menggunakan kafein? Menambahkan kafein ke acetaminophen (Tylenol) atau aspirin (Bufferin) dapat meningkatkan rasa sakit migrain sekitar 40 persen. Bila dikombinasikan dengan asetaminofen dan aspirin, kafein terbukti lebih efektif dan lebih cepat daripada mengambil ibuprofen (Advil, Motrin) saja.

Studi lain menunjukkan bahwa kafein bekerja lebih baik dalam hubungannya dengan pengobatan untuk bantuan migrain, namun harus sekitar 100 miligram (mg) atau lebih besar untuk menghasilkan peningkatan yang kecil namun efektif.

Haruskah Anda mengobati migrain dengan kafein?

Bicaralah dengan dokter Anda tentang asupan kafein Anda dan apakah Anda harus menghindari kafein. Perhatikan bahwa kafein ditemukan tidak hanya di kopi dan teh, tapi juga di:

  • cokelat
  • minuman berenergi
  • minuman ringan
  • beberapa obat

Beberapa orang seharusnya tidak mengkonsumsi kafein, dan karena itu tidak bisa menjadi bagian dari rencana pengobatan mereka. Itu termasuk wanita yang sedang hamil, bisa hamil, atau sedang menyusui.